Puff.... I am frustated.
Jadi, pertanggal 01 Desember kemaren, salah satu rekan kerja di kantor Saya mengundurkan diri. Karena belum ada orang baru, maka Saya ditugaskan oleh atasan untuk merangkap sementara. Jadilah sudah beberapa hari ini, selain mengurusin departemen Tata Udara Gedung (TUG), dan departemen Transportasi Dalam Gedung (TDG), Saya juga bertanggung jawab terhadap departemen Sanitasi, Drainase dan Pemipaan / Plambing (SDP).
Secara teknis, Saya sebenarnya cukup mengerti dasar-dasar ilmunya Plambing, tapi karena sekarang bertanggung jawab penuh terhadap desainnya, maka tentu saja Saya harus mempelajarinya lebih detil. Tapi sungguh, tiga hari ini berjalan, Saya sudah frustasi.
Sebenarnya di departemen Plambing, ada seorang asisten enjinir yang sudah cukup mumpuni. Bisa dibuktikan dari perawakan dan rambutnya yang sudah ubanan semua. Secara teori, harusnya ini akan berjalan mudah bagi Saya. Pelajari, dan jika ada kendala, bertanya pada beliau. Tapi sungguh, sepagi ini saja, rasanya Saya dah cukup punya alasan untuk gantung diri.
"Pak, kalau apartemen, itu hitungan kebutuhan air bersihnya berdasarkan jumlah kamar kan ya? Satu kamar, 1 kasur, 2 orang? atau berdasarkan asumsi jumlah penghuninya?", tanya Saya. "Ya bisa saja, tapi kalau di kamarnya kasurnya dipakai buat bertiga gimana? Masih mending kalau kasurnya ukuran King, kalau misalnya kasurnya ukuran buat anak-anak itu bagaimana?", jawab beliau. Belum sempat Saya mengklarifikasi pertanyaan, beliau malah balik bertanya, "Eh, kasihan juga ya orang-orang yang tidak punya rumah, yang terpaksa tinggal di kolong jembatan. Jangankan kasur, tempat untuk berteduh dikala hujan saja mereka tidak punya. Bagaimana pendapat pak Beni tentang hal itu?"
Lain waktu, Saya bertanya tentang rancangan jumlah hidran yang dibutuhkan di setiap lantai. "Pak, menurutku, di tiap lantai kita butuh dua hidran box. Panjang selangnya kan maksimun 30 meter. Butuh dua buah untuk mencakup setiap tempat di setiap lantai. Bagaimana menurut Bapak?". Sejenak beliau tampak berpikir, lalu menjawab "Benar, benar. Saya setuju. Tapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana setiap penghuni apartemen tersebut punya kesadaran untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran. Kesadaran akan perilaku ini yang masih sangat rendah di bangsa ini."
PAKKKKK!!!! KITA ENGINEEERRRRR.... TIDAK BISAKAH KITA MEMBAHAS DESAIN SISTEM GEDUNG INI SECARA ENGINEERING???????
Frustasi, mending Saya nge blog.
Labels: office