Wednesday, February 22, 2012
Tuesday, February 21, 2012
Nasehat Teman
Nongkrong bareng seorang teman, ngobrol ngalor-ngidul hingga satu waktu dia berkata;
"Berhentilah membaca buku-buku tentang kepemimpinan, how to be a great leader, buku team work, dan hal-hal seperti itu. Satu-satunya pelajaran yang akan lu dapat dari nilai-nilai mulia yang ditulis di buku-buku itu adalah bahwasanya lu makin tersadarkan bahwa Bos lu kampret, dan teman kantor lu ngepet karena sibuk cari muka dan selamat sendiri."
Nasehat yang cukup menarik.
Apalagi sebelum kita berpisah, dia menutupnya dengan sebuah kalimat yang sangat bijak menurut saya, "Ben, jalani kehidupan. Temukan sendiri arti perjalananmu dengan menghargai arti orang lain."
Terima-kasih, teman.
"Berhentilah membaca buku-buku tentang kepemimpinan, how to be a great leader, buku team work, dan hal-hal seperti itu. Satu-satunya pelajaran yang akan lu dapat dari nilai-nilai mulia yang ditulis di buku-buku itu adalah bahwasanya lu makin tersadarkan bahwa Bos lu kampret, dan teman kantor lu ngepet karena sibuk cari muka dan selamat sendiri."
Nasehat yang cukup menarik.
Apalagi sebelum kita berpisah, dia menutupnya dengan sebuah kalimat yang sangat bijak menurut saya, "Ben, jalani kehidupan. Temukan sendiri arti perjalananmu dengan menghargai arti orang lain."
Terima-kasih, teman.
Saturday, February 18, 2012
Seriusan!
Semingguan ini ga begitu punya kesempatan untuk buka Twitter.
Hingga tadi malam saat jalan menikmati dinginnya kota, seorang teman bertanya, "Your president is very famous".
"Hah, what are you talking about? My president?", tanya saya.
"Yes, your president. He's so funny," jawab dia. "Look at this! I can't believe your people make joke on him." sambungnya sambil memperlihatkan tampilan Twitter di telepon genggamnya.
Dan hingga siang ini, dia tak henti tertawa melihat dan membicarakan sebuah gambar di Twitter tersebut.
Jauh-jauh ke Tokyo cuma buat dipermalukan begini.
Seriusan ni kita sudah begitu mudahnya mengolok orang lain? Dan walaupun kita sama-sama manusia, tetapi beliau bagaimanapun adalah presiden sebuah negara yang terkenal dengan keramah-tamahannya.
Yes, I can't believe it too.
Hingga tadi malam saat jalan menikmati dinginnya kota, seorang teman bertanya, "Your president is very famous".
"Hah, what are you talking about? My president?", tanya saya.
"Yes, your president. He's so funny," jawab dia. "Look at this! I can't believe your people make joke on him." sambungnya sambil memperlihatkan tampilan Twitter di telepon genggamnya.
Dan hingga siang ini, dia tak henti tertawa melihat dan membicarakan sebuah gambar di Twitter tersebut.
Jauh-jauh ke Tokyo cuma buat dipermalukan begini.
Seriusan ni kita sudah begitu mudahnya mengolok orang lain? Dan walaupun kita sama-sama manusia, tetapi beliau bagaimanapun adalah presiden sebuah negara yang terkenal dengan keramah-tamahannya.
Yes, I can't believe it too.
Friday, February 17, 2012
Rem Keringatmu Sekarang!
Saya suka bertanya-tanya setiap kali melihat TVC ini.
Memangnya kalau kita bawa mobil sekeren ini ngebut bakal keringetan ya?
Terus apa bedanya sama bis kota 62 super hot yang saya tumpangi setiap hari? :-D
Memangnya kalau kita bawa mobil sekeren ini ngebut bakal keringetan ya?
Terus apa bedanya sama bis kota 62 super hot yang saya tumpangi setiap hari? :-D


