Wednesday, September 30, 2009

Welcome to Jakarta

Pagi, hari pertama kembali ke Jakarta.
Bis 610.

Pria A : Shsssttt…. Bagi duit lu.
Pria B : Anjing lu… Gw kenek bis ini tau.

Jakarta memang lebih kejam dari Ibu kejam, entah itu Ibu Tiri atau Ibu Kandung.

Friday, September 18, 2009

untitled

Just read the news about some people that want to make an Indonesian movie starring Maria Ozama or Miyabi. Speechless, I do.

It's very illogic for me to see how one of our public figure do that.

Ya, i just write him an email. Hopefully he doesn't lost my respect.

Update : 18 October 2009
You still have my respect, dude.

Batal Puasa

Di kantor, pagi-pagi.

Karyawan 1 : Pak, sepertinya puasa Saya batal.
Karyawan 2 : Lah, kok bisa. Baru jam 8 lho, Pak.
Karyawan 1 : Iya, Saya baru saja menelan sesuatu.
Karyawan 2 : Hah? Menelan apa, Pak. Dimuntahin lagi saja.
Karyawan 1 : Menelan pahitnya kehidupan ini. Ga ada duit, terpaksa ga mudik lagi tahun ini.

Puff.. kacau.

Aniwei, sebenarnya hari ini tu jadwalnya masih masuk kerja. Tapi pas Saya sampai kantor, yang ada cuma para karyawan saja. Bos nya malah ga masuk. Ya sudah, kita pulang juga, dan sekarang sudah di rumah, hehehe.

Eh, soal batal puasa, tadi sebelum berangkat Jumatan sempat ngeliat si HomeBoy Saya yang begging sama Istrinya minta dibolehin batalin puasa, dah ga kuat. Pulang Jumatan, tau-tau si HomeBoy Saya sudah asik merokok. Hoho, tampaknya izin istri lebih hebat dari perintah Tuhan. Kacau.

Tapi lagi-lagi soal puasa ya, ternyata puasa di rumah itu jauh lebih berat. Jujur saja, dari tadi Saya rasanya haus banget. Dan jarum jam seakan bergeraknya pelan sekali. Ga seperti biasa di hari kerja, dari pagi asik saja tau-tau dah dekat jadwal bedug. Mana di kamar panas banget.

Tidur saja, ah.
Eh, kan udaranya panas banget, kalau tiduran pakai kolor doank di bulan puasa gini, puasanya batal ga? :-D

Jalanan Sepi, Jakarta Mudik

Bis 610, Pagi ini

Bapak2 : Senang ya, Jakarta seperti ini, jalanan sepi.
Ibu2 : Iya, Pak. Seperti tahun 90an ya.
Bapak2 : Emang kamu tahun 90an pernah ke Jakarta? Ngawur.

5 Menara = 4 Menara + (1+1) Menara?

Sahibul Menara, halaman 95
Kami senang saja menerima julukan itu. Bahkan Said kemudian punya ide untuk membuat kata sandi untuk setiap orang. Said kami sebut Menara 1, Raja Menara 2, aku Menara 3, Atang Menara 4, Dulmajid Menara 5 dan Baso Menara 6.


Sampai selesai Saya baca, tetap saja otak ini tidak bisa mengerti kalau ada enam menara, kenapa judul novelnya Negeri 5 Menara? Satu menara rubuh? Salah satu tokohnya mati? Tiga kali membaca, tetap sama.

Sekali waktu sempat berkomunikasi dengan sang penulis via @twitter. Menurut penulis, negeri5menara adalah simbolisasi dari 5 benua, empat orang merantau ke empat benua lain (dibaca: 4 menara) dan 2 orang tetap di Indonesia (dibaca: 1 menara).

Lah, kok bisa gitu? Kalau tidak mendapatkan jawaban dari penulis langsung, bakal tau dari mana Saya? Setelah baca sekuelnya?

Merasa dibodohi, Saya.
Menara nomor sekian dan nomor sekian, harap bergabung susun jadi satu menara saja.
Jadinya, menara susun alias mesun, ;-)

Tuesday, September 15, 2009

Kelas Mandarin

Kelas Bahasa Mandarin,
 
Guru : Wan shang hao. Wo ciao Shinta, ni neu?
Saya : Haik, wo ciao Beni.
Guru : Ni hao ma?
Saya : Wo ye heun hao, haik. Xie xie, Haik.
Guru : Beni, ini tu kelas bahasa Mandarin, bukan Jepang. Cina, bukan Tokyo.
 
Puff, I guess 3,5 years Japan colonialist in Indonesia affect that much for me. Or too much watching Miyabi? Dont't know. 
 
 

Sunday, September 13, 2009

Goodnight, Brother

Friday, September 11, 2009

no air

Kemaren sore di bis 610 yang tersendat di kemacetan jalan Fatmawati.
Terdengar dari radio si bis kota, lagu No Air-nya Jordin Sparks featuring CB

If you ain’t here I just can’t breathe
There’s no air, no air
No air, no air
No air, no air

Seorang Bapak-Bapak Berkemeja : Huh, ga sopan banget ni lagu.Ga tau apa kalau sekarang bulan puasa. Orang pada haus kali.

Selamat berbuka, Pak. ;-)

Wednesday, September 9, 2009

090909

@Office
 
Friend#1 : Dude, Where we are going to celebrate this day? Buka Bareng dimana?
Friend#2 : Hah? Is your birthday today?
Friend#1 : No, it's nine nine nine. Nine September Two Thousands and Nine. A special day. It's only coming once in a life time.
Friend#2 : Yeah, what a mess. Mau tanggal berapa pun ga pernah datang dua kali, kaleeeee..... Udah, perbanyak ngaji aja sanahhhh.
 

Tuesday, September 8, 2009

Timezone

My Boss is going to go to Alaska, by tomorrow.
 
Boss : Ben, I just want to say goodbye and please take care all work when I am not here. If you find any problem, please text me. Remember, REMEMBER. Text only, no call.
Me : But, Boss...
Boss : No, no, no. Do not ever trying to call me. I won't pick it up. Okay? Because we are in 14 hours different timezone. You phone me now, but I only can hear your voice in the next 14 hours. Not effective, Right? Remember we are in 14 hours different timezone.
Me : (puff... you are the Boss)

Thursday, September 3, 2009

THR

Pagi-pagi di kantor,
 
Rekan Kerja : Ben, gw denger-denger gosip katanya tahun ini ga ada THR.
Saya : (terdiam)
 
Yang ada di otak hanyalah pidato Bung Karno, beberapa dekade silam "Perjuanganku melawan penjajah lebih mudah, tidak seperti kalian nanti. Perjuangan kalian akan lebih berat karena melawan bangsa sendiri".

i want

a kindle.