dumb + humble = dhumble, my happy dhumble life.
11/25/2009 03:20:00 PM

Emak Saya Lagi Naik Haji

Adhyaksa Dault
” Film yang luar biasa, sangat mendidik. Film ini memberikan gambaran yang utuh tentang cinta seorang anak kepada ibunya.”

Ida Leman
”Saya menangis, sedih banget, ternyata bila hati sudah disana bagaimana caranya akan tetap sampai. Cerminkan kepada siapapun yang ingin naik haji, tidak ada yang tidak mungkin. Film ini bagus, semua harus nonton, sayang kalau tidak nonton.”

Ratih Sang
”Bagi yang tidak menonton, Anda akan kehilangan momen terbaik dalam hidup Anda”

Sys NS
”Semua orang tua harus mengajak anak-anaknya untuk menonton film ini. Banyak hikmah, banyak hal yang saya dapat dari Film ini. Salut!”

Imam Prasodjo
”Melihat wajah emak, mengingatkan saya akan ibu saya. Mengingatkan hal yang paling penting dalam hidup saya pribadi”

Helmy Yahya
”Tujuh kali lebih saya menangis…..Sangat luar biasa….”

M. Quraish Shihab
”Satu dari sedikit film yang mendidik, akting yang baik sekali dan mengharukan.”

Beni Suryadi
"Hampir disepanjang filmnya Saya meneteskan air mata. Menahan kerinduan pada Ibu yang sedang di Mekah. Saya kangen Ibu."


Eh, harusnya komentar soal filmnya ya? Maaf. :-)
Ide ceritanya menarik. Tapi karakter (atau aktingnya) kurang terasa, datar. Mungkin karena tema cerita yang cukup berat kali ya? Tapi ya datar banget aktingnya. Dan juga, ending cerita.. hmm... rada maksa. Tapi mungkin kejadiannya bakal seperti yang Saya alami. Perasaan tentang orang tua dan haji nya lebih menyelimuti perasaan sehingga ya, akting pas-pasan tidak jadi perhatian. Atau bisa saja karena iman Saya yang pas-pasan. Bukannya terharu dengan cerita, malah nyari-nyari masalah ngeluh sana sini, hehehe. Eh, tapi kalau merujuk dari testimoni orang-orang hebat di atas, berarti yang testimoni terakhir itu, yang inisial namanya BS, ngaco, hehehe. Atau yang lain itu pada bohong? Hahahahahaha. Bohong buat kebaikan kan boleh ya? Hehehehe.

Tapi terimakasih buat si penulis dan si sutradara dan si pemain dan si semua semua yang terlibat. Film ini sedikit mengobati kangen Saya.

Dan oh ya, kalau nanti VCD nya keluar, Saya pasti akan beli sebagai kado buat Ibu tercinta. :-)
11/22/2009 09:55:00 PM

Practice

Structure
15-20 Minutes

This section measures the ability to recognize language that is appropriate for standard written English.

Test 1 : 19 Correct, 6 Not Correct.
Test 2 : 17 Correct, 8 Not Correct.
Test 3 : 14 Correct, 14 Not Correct, 1 Not Answered.
Test 4 : 9 Correct, 16 Not Correct.
Test 5 : 8 Correct, 16 Not Correct, 1 Not Answered.

Practice makes geblek, right?
SIAL.
11/16/2009 08:56:00 AM

It's A Windy Day

Saya ingat betul sebuah pengumuman di pintu toilet kantor pusat saat awal-awal Saya kerja disini. Isi pengumumannya cukup vulgar, "Barangsiapa yang makan Jengkol atau Petai, dilarang kencing disini."

Sebagai seorang penggemar Jengkol, blame my family yang pada doyan semua, hehehe, Saya paham sekali dengan peringatan ini. Jengkol memang bukan urusan sederhana. Makannya dua hari yang lewat aja, masih nyisa di bau kencing. Tobatan nasyuha akibatnya. Dicemplungin Dettol dua bak mandi tetap aja masih kalah. Pengalaman dulu di kostan waktu di Bandung, cukup membuat tragis. Itu masih mending di kostan, nah ini kalau di kantor. Ga lewat SP1, atau SP2 dulu, langsung pecat tanpa pesangon deh, hehehe. But, hey, ini peraturan muncul memang gara-gara ada karyawan kantor yang kebablasan, dan akibatnya Boss semingguan ngambil cuti ga mau ngantor sebelum baunya hilang sambil teriak-teriak di telphon nyuruh sekretarisnya masang pengumuman itu, hehehe.

So, biarpun doyan, untuk urusan yang satu ini, Saya mengerti betul untuk tidak coba-coba bikin ulah. Tapi sayangnya, bukan jengkol aja yang bikin kualat, tapi UBI juga. Kok bisa?

Jadi, ceritanya minggu kemaren tu, si Home Boy dapat kiriman Ubi dari kampung bini nya satu karung gitu. Senin malam, hujan deras banget, bikin malas ke luar rumah nyari makan malam. Kepikiran buat masak mi, tapi begitu ngeliat ada banyak Ubi, ide cerdas Saya muncul. Bikin ubi rebus, hehehe.

Dengan berbekal ilmu masak-memasak yang Saya pelajari waktu jadi Pramuka jaman sekolahan dulu, dalam waktu setengah jam, setumpuk ubi rebus sudah siap untuk di santap. Great, apalagi kalau ngingat saran si Dokter saya yang meminta saya untuk berhenti makan makanan yang berminyak. This is what we call A healthy food, right? Hehehe.

Saya lupa sudah makan Ubi berapa banyak. Yang jelas rasanya begitu kenyang, dan Saya sangat mengantuk.

Sungguh, Ubi sumber kabohidrat, sumber tenaga, karena pagi itu Saya berangkat kantor tanpa rasa lapar ingin sarapan dulu.

But, the nightmare just begin. Saya sungguh lupa kalau kebanyakan makan Ubi bikin Saya doyang kentut. Sial.

Baru beberapa meter berangkat dari rumah saja, Saya sudah tiga kali kentut. Sampai naik metro mini, dah tujuh kali kentut. Kalau dibawa balik pulang ke rumah poops dulu, bisa-bisa Saya telat sampai kantor. Sial benar. Terpaksa ditahan sampai kantor saja. Thanks God nya tu metro mini bunyinya grundang-grundung, berlipat-lipat desibel diatas interval bunyi kentut Saya. Jadinya aman deh, ga kedengeran penumpang lain, hehehe.

Nyampe kantor Saya langsung booking tempat buat nongkrong. It takes more than fiveteen minutes nongkrongnya sampai Saya yakin benar kalau urusan perut ini sudah selesai. Ya, saya yakin benar kalau urusan per-windy-an ini sudah selesai, karena sampai sore Saya mau pulang kantor pun, no more happen.

But, I was wrong.

Pulangnya, di halte Permata Hijau, setelah cukup lama menunggu, Saya rebutan masuk ke dalam busway dengan banyak calon penumpang lainnya. Tadinya berpikir untuk menunggu busway selanjutnya saja. Tapi hujan deras, macet banget, ga tau harus nunggu berapa lama lagi. Jadi ya, berdesak-desakan Saya berdiri bergelantungan di dalam busway.

Baru jalan beberapa meter, proooottttttttttttttt…………………………… Saya kentut. Dan, prooottt, proottttt, prootttttttttttttttttttttttt…… Suara kentut Saya semakin keras. Dan protttttttttttttttttttt. Ga ada ampun. Sontak orang satu bis pada teriak, dan semua mata tertuju pada Saya. Dan mungkin saja semua orang pada mengutuk kenapa Busway diciptakan tanpa jendela yang tidak bisa ditutup-buka.

Satu-satunya yang ada diotak Saya saat itu adalah sebuah alat di dekat jendela yang bertuliskan “Pecahkan Kaca jika Keadaan Darurat”.

I hope no body know me, there.

But, Big thank to seorang Ibu-Ibu yang tiba-tiba berkata, “Santai aja, ga bau kok”.

Hehehehe, thanks to you, Sweety. J

Oh ya, ada dua berita yang Saya terima minggu ini.

Berita pertama, adalah berita baik dari Dokter pribadi, bahwasanya Tekanan Darah dan Kolesterol Saya sudah berada dalam interval normal bulan ini. Saya sehat, dan itu artinya sudah boleh makan gorengan lagi. I am dying to live without it, hehehe.

Berita kedua, not a good news, berdasarkan hasil uji, tingkat degradasi kegundulan kepala Saya melebihi nilai aselerasi peningkatan kepintaran Saya. Puff, at least I am gonna look like a Professor. Last time I check, cewek-cewek cantik jaman sekarang mulai mempertimbangkan untuk punya pasangan yang bertampang nerd, Thanks God. :-)

11/08/2009 11:54:00 PM

My Sunday

Emang benar ya yang para Ustadz bilang, “Manusia berencana, Perut Menentukan.”

Jadi hari ini, hari Minggu yang ceria menggoda, Saya berencana untuk bekerja. Yah, namanya juga masih bawahan, Bos yang berbuat-Bawahan yang bertanggung jawab. Maksud Saya bukan dalam rangka hamil menghamili anak orang ya, tapi berhubungan dengan pekerjaan. Saat rapat sebuah proyek hotel di Yogya hari Kamis lalu, entah lagi ngelamun jorok atau ngekhayal apaan, si Bos Saya manggut-manggut saja ketika si Project Owner nya meminta kerjaannya diselesaikan hari Senin besok. Keesokan harinya baru tu orang nyadar kalau jadwalnya pendek banget. Gimana ga pendek, kerjaan buat 3 minggu di suruh kelarin cuma dalam 3 hari. Dah nyadar salah, eh pas hari Jumat ditanya sama Project Owner, ni orang sambil tebar senyum bilang kalau kerjaan kita dah hampir kelar. Puff…. Dikata Saya Dayang Sumbi kali.

Tapi mau digimanain lagi, ibarat Koboi Belanda bilang, Promise is Promise. Dan karena di KTP ya tertulis bahwa Saya adalah bawahan dan dia adalah atasan, ya sudah Saya terima saja nasib untuk bergelimang kerja di kala weekend.

Malam Minggu, Saya niatkan untuk tidur lebih cepat. Biar hari Minggu nya, badan dan pikiran Saya cukup segar untuk bekerja. Segala buku-buku atau novel pun Saya jauhkan, agar kebiasaan bangun malam mengigau baca buku tidak mengganggu tidur Saya. Dan benar saja, pagi hari nya, sungguh badan Saya terasa ringan sekali.

Saat nya bekerja. Tepat pukul tujuh pagi.

Laptop Saya nyalakan. Semua gambar Saya persiapkan. Alat tulis, kalkulator, kertas coret-coretan, semuanya on set. Semua peralatan kerja siap digunakan.

Tapi, Men sana in corpore sano, biar energi nya prima, perut harus diisi dulu.
Seperti biasa, di kala hari libur, Saya pesan bubur kacang hijau dari si Abang depan rumah, 5 porsi. Hei, namanya juga mau kerja, jadi wajar dunk Saya pesan 5 porsi, .
Tak lama berselang, ada tukang ketupat sayur lewat. Hoo, kerja ekstra berarti asupan makanannya juga harus ekstra. Saya beli ketupat sayur juga.

Eh, pas mau bayar si tukang ketupat sayur, kok ada tukang roti tawar lewat. Kebetulan sekali, madu masih ada. Roti diolesin madu, tentu sempurna sekali sebagai asupan gizi Saya sebelum bekerja. Dan to make it perfect, segelas Susu panas sebagai pendampingnya. Hmmm… Yummy.

Porsi 1, Porsi 2, Porsi 3 kacang hijau. Lalu ketupat sayur, habis.
Makan kacang hijau lagi, dan lagi, diselingi roti beroles madu, dan segelas Susu. Yummmmmyyyy.

Dan… Yang Saya ingat hari ini, Saya terbangun oleh suara adzan. Adzan magrib. ;D

PS : Seingat Saya, ada Ustadz yang bilang, bahwasanya orang yang ketiduran itu lepas dari segala kewajiban. Benarkan? Saya mau googling dulu nyari hadistnya, biar besok Saya ada alasan jika ditanya Bos soal kerjaan, hehehe.
11/04/2009 07:20:00 AM

Hidup itu ... Ibarat Mati Lampu

Hidup itu … ibarat asik kerja ngetik laporan di komputer tiba-tiba mati lampu.
Mulai ngantor jam delapan pagi, kerja depan komputer, asik ngetik, sekian jam berlalu ... tiba-tiba ... lampu mati.
Sontoloyo sumpah serapah mengingat kerjaan yang deadline, tetapi lupa di save. Gondok, empet banget!

Dan begitu pulalah dengan kehidupan ini.

Beberapa hari yang lalu, tidak direncana, Saya bertemu dengan seorang teman lama di Cilandak Town Square. Jujur, sebenarnya Saya perlu memaksa memori di otak Saya sedikit bekerja keras untuk mengingat dia. Bukan karena Saya lupa akan wajahnya. Tetapi wajah yang Saya lihat saat itu, sungguh jauh berubah dengan apa yang Saya rekam selama ini. Ga bermaksud menghina, cuman wajah, perawakan, dan segala macam gaya dia kemaren itu so old school banget lah. Padahal Saya masih ingat sekali, jika dulu sewaktu masih remaja alias teenager, hehehe, Saya bela-belain numpang mobil Bapaknya yang super duper keren, hehehe.

Jadi ya ternyata, singkat cerita, Bapaknya sakit, meninggal, disusul Ibunya, terus sodaraan pada berantem rebutan harta, dan sekarang sang teman itu hidup dengan kondisi yang sungguh jauh berbeda dengan masa dulunya. Kegantengannya mungkin masih nyisa lah dikit, tapi yang lainnya. Tiarap. Menurut dia, selama ini dia terlalu asik dengan kehidupannya, lupa nge save, dan tiba-tiba aja... mati lampu kehidupannya.

Beberapa hari sebelum itu, Saya juga menjadi pendengar setia bagi seorang teman yang tiba-tiba diputusin sang pacar. Selama ini kisah cintanya ibarat film romantis everlasting love song aja. Tapi suddenly, dia mergokin sang pacar ciuman ma teman dekat. Gondok, empet banget pastinya. Asik-asiknya merajut kasih, tiba-tiba aja... mati lampu asmaranya.

Contoh lainnya ya, ibarat Aa Gym... yang dirasa baik-baik saja sama istrinya, tiba-tiba minta kawin lagi. (eh, masuk neraka ga sih Saya gara-gara ngasih contoh beginian? maaf-maaf).

Anyway, tidak bisa kita pungkiri memang begitulah yang acapkali terjadi dalam hidup ini. Mulanya biasa sajaaaaaa..... (nyanyi ala Broery Persolima).

Tapi ya seperti pak Ustad sering bilang, begitulah kehidupan.
Dan pilihan bijak buat kita adalah tetap menjalaninya dengan senyum dan bergairah.

Who knows, ada sutradara yang lagi nyari pemain film bergaya old school buat pemeran pembantu di serial ketiga Twilligt, kan? Pussshhh... Jadi artis, balik kaya lagi. Kaya dan terkenal malahan, tambah usaha dikit lagi, bisa pacaran sama Paris Hilton. Syukur Alhamdulillah, toh?

Who knows, pas diputusin, eh kebetulan ketemu Nia Ramadhani yang lagi nyariin calon bini buat sodara tunangannya. Kalau pas itu lu nya masih berstatus pacaran sama orang lain, ya ora iso toh?

Who knows, pas Aa minta kawin lagi, O oww, yang ini Saya ga berani ngelanjutin, takut dosa.

Tapi ya kesimpulannya, no matter how are you this moment, satu sisi kita harus sadar bahwa we do make a mistake by not press CTRL+S in our life, but being sad is not an option.

Like what I did today, bukannya panik mikirin Bos bakal ngamuk kerjaan ga kelar gara-gara mati lampu di kantor hari ini, Saya malah milih ngorok di kursi kerja gw. Dan karena dah tidur satu jam lampu belum juga nyala, ya sudah Saya pulang saja. Lumayan bisa pulang cepat. Tetap berkah kan? :-)

PS : tulisan diinspirasi dari peristiwa mati lamput di kantor kemaren Siang, ditulis tadi malam, tapi baru naik cetak pagi ini dari kantor.
Dan kalau kantor hari ini mati lampu lagi, Saya pulang cepat lagi, hehehe.

Life is beautifull, isn't? Syukuri.:-)
11/02/2009 09:10:00 PM

She's Back



Goyang-goyang semalaman.
Uhuiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.................
Goyang mangggg.

BAND'S SUCK, BRITNEY IS ROCK!!!

Kok kedengeran kayak banci taman lawang demo ya? Hahahha.
10/18/2009 09:43:00 AM

Calon Mentri-nya SBY

Teman : Ben, gw denger katanya Bokap mantan lu dulu calon kuat mentri na SBY ya? Hari ini semua calon mentri pada test kesehatan. Liat di tv deh, ada Bokap nya.
Saya : Ho oh.
Teman : Wah, keren lu Ben.
Saya : Huh?
Teman : Lumayan bisa nambah-nambahin CV lu.

Emang ngaruh ya? Hehehehe.

Tiba-tiba kepikiran, kenapa hidup para mantan Saya (ceile, kayak punya banyak aja, hehehe) hidupnya makin makmur sekali setelah putus dari Saya ya?

Hmm, buat cewe-cewe yang mau memperbaikin nasib, silahkan beramai-ramai jadi pacar Saya trus putus. Fakta membuktikan. :-D
10/18/2009 09:32:00 AM

Karaoke on Sunday Morning

Sapuluah tahun nan silam
Di Taluak Bayua denai takanang
Bumi di pijak raso baguncang
Manangih adiak denai tinggakan

Babilang tahun baganti
Denai lah lareh di rantau urang
Dek nasib juo alun barubah
Mangko den anggan bakirim salam

Cincin tunangan nan adiak pasang
Den pandang-pandang palarai damam
Hujan nan turun di laruik malam
Membuek rindu makin mandalam
Ondeh.. angin malam sampaikanlah pasan
Ka adiak surang jauah di sayang
Basabalah adiak manantikan
Denai lai ka pulang

Oi uda kanduang uda den sayang
Denai nantikan siang jo malam
Lupokan sajo tanah subarang
Baliaklah pulang..

Ho.. Babilang tahun baganti
Denai lah lareh di rantau urang
Baralek gadang kito impikan
Tangiang juo dalam rasian

Cincin tunangan nan adiak pasang
Den pandang-pandang palarai damam
Hujan nan turun di laruik malam
Membuek rindu makin mandalam
Ondeh.. angin malam sampaikanlah pasan
Ka adiak surang jauah di sayang
Basabalah adiak manantikan
Denai lai ka pulang

Oi uda kanduang uda den sayang
Denai nantikan siang jo malam
Lupokan sajo tanah subarang
Baliaklah pulang..

Ondeh... Nantikanlah denai
Oi adiak sayang di Ranah Minang..
Lupokan sajo tanah subarang
Baliaklah pulang

Nantikanlah denai oi adiak sayang
Di Ranah Minang..

Lupokan sajo tanah subarang
Baliaklah pulang
Adiak.. nantikanlah denai
Oi adiak sayang di Ranah Minang
Lupokan sajo tanah subarang
Baliaklah pulang

By : Bayu Sandi
---
Karaoke Mode di Minggu Pagi. Mau ikutan? :-)
10/18/2009 12:24:00 AM

KBBI IV



Dan akhirnya, Saya punya juga. Hore.
Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi Keempat.
Jadi ingat dahulu waktu ulang tahun saat SD, Papa menghadiahkan KBBI edisi Kedua miliknya kepada Saya.

Dan, ya, Saya tadi telphon Papa untuk bilang Saya punya KBBI edisi Keempat.


Saya, yang punya KBBI IV, adalah penduduk Indonesia paling hebat Saat ini. Menyenangkan sekali. :-)

Update 12:05
Barusan nge cek nama saya di KBBI
be.ni : becak bermotor
hahahaha, ada yang mau bonceng? :D
10/17/2009 10:38:00 AM

Foto Mesum

 


Yogya, February 2009
:-)
Posted by Picasa
10/15/2009 03:06:00 PM

new blog

I have a new blog, here. :-)
10/14/2009 09:44:00 AM

Office Hour

@ Office
 
A : So, how about the BWIC drawing for WTC2? Done? Please print it in A! and sent 3 set to WTP
B : Hei, I need Amaris Yogya Drawing.
A : Oke. C, plese print it 3 set in scale and distribute to all department.
A : D, please email area schedule of Amaris Yogya to all.
A : B, E.. Please coordinate your team, we are going to issue Basic Design by this Friday.
B : What project?
A : Amaris Yogya
E : Hei, it's supposed to by 22 Oct.
A : Make it this Friday, because next Monday we are going to prepare Basic Design for Nusa Indah Bali.
A : D, could you handle the drawing by yourself? Because I have a meeting for Amaris Makassar by 1 PM.
E : We still don't have the architecth drawing for BPK Penabur. I am going to ask it and cirdulated to all, please review.
A, B : Sip.
B : DD Drawing for Condo Kasablanka is next week. Please check the drafsmen and print it to me by the nex Monday.
A, E : Got it.
B : What about Bukit Golf Residence? Do we have a progress?
A : I have already submitted the VAC Drawing. We are waiting the review.
B : Oke, please keep me inform.
A : F, ask the Owner how much do they want the copy of this drawing
E : Happy birthday, B.
B : Thanks anyway.
A : Gorengan-gorengan. Makan gorengannya hoiiii. :-D
E : eh, si G upload phot baru tu di facebooknya?
B, F : Mana, mana.. liat liat.
 
What a beautifull working life at the office. :-)
 
 
 
10/11/2009 09:07:00 PM

film lama

@Rumah

Pria#1 : (sedang menonton TransTV)
Pria#2 : Film apaan, Mas?
Pria#1 : The Assignment.
Pria#2 : Hayahhh, ngapain di tonton. Ini mah film lama.
Pria#1 : Ya iya dudul, kalau film baru sono ke TwentyOne.

Puff,
Great Sunday Night, Guys.
10/10/2009 09:57:00 PM

you took my heart away

friend next to my room, karaoke :

Staring at the moon so blue
Turning all my thoughts to you
I was without hope or dream
Try to dull an inner scream
But you . . . saw me through . . .

Walking on a path of air
See your feces everywhere

Me : Hah? Are you saying feces?
Friend : Yup. Feces, F.. E.. C.. E.. S.. See your feces everywhere.

You took my heart and my appetite for a month
10/09/2009 08:23:00 AM

wajib

Pokoknya harus segera beli mobil buat ke kantor.
Gondok banget tiap pagi numpang di bis super duper lelet walau jalan masih sepi benderang.
Dan ya, ga rela aja wangi parfum delapan ratus ribu hilang sekejab ditelan bau bis kota.
 
Ke show room!
10/07/2009 08:22:00 AM

Great Morning

Start by missing my breakfast box in Bus,
and then I broke my drinking glass in the desk,
five minutes work and I broke my keyboard plate,
and then my new mouse fall and broke,
and I just realized that I forgot to bring the work documents.
 
Good start for today. :-)
 
10/06/2009 08:36:00 AM

it's coming


Ho ho ho... can't wait to read this wimpy kid journal (not a diary) ;-). I wish I can host a Dog Days launch party!
10/02/2009 10:21:00 AM

letter

Dear Brain
Could you stop buzzing me with a new idea for a while, please?
More of dozen ideas are in queue and no one executed yet.
Please give me time to do that first.
I am promise it will not take so long.

Sincerely,
Yours
10/01/2009 07:35:00 AM

Berduka

Can't lie that I can't hold my tears down since yesterday.
So afraid to loosing my family.
Thanks Allah, they all are safe.
 
Hanya kepada Mu Ya Allah diri ini berserah.
Dan hanya kepada Mu Ya Allah hamba ini berlindung dan meminta perlindungan Mu atas semua keluargaku.
 
Duka cita yang mendalam untuk semua saudara di Sumatera Barat.
 
9/30/2009 09:17:00 AM

Welcome to Jakarta

Pagi, hari pertama kembali ke Jakarta.
Bis 610.

Pria A : Shsssttt…. Bagi duit lu.
Pria B : Anjing lu… Gw kenek bis ini tau.

Jakarta memang lebih kejam dari Ibu kejam, entah itu Ibu Tiri atau Ibu Kandung.