Wednesday, December 22, 2010

Selamat Hari Ibu Budi

Hari biasa.
Ini Budi.
Ini Ibu Budi. Ini Ayah Budi. Ini Kakak Budi.
Ayah Budi sedang membaca koran di teras depan.
Ibu Budi sedang memasak di dapur.
Kakak Budi sedang membantu Ibu Budi memasak.
Budi bermain di halaman.
Khusus buat tanggal 22 Desember.
Ini Budi.
Ini Ibu Budi. Ini Ayah Budi. Ini Kakak Budi.
Ibu Budi sedang leyeh-leyeh di kursi goyang sambil Facebook-an pakai iPad.
Bapak Budi memasak menyiapkan sarapan.
Kakak Budi sedang membantu Bapak Budi memasak.
Budi menari di halaman sambil bernyanyi...
"terima kasihku, ku ucapkan
pada Ibu Budi yang tulus
ilmu yang berguna, selalu dilimpahkan
untuk bekalku nanti"

Hmm, ini lagu buat guru bukan sih? Lagu hari Ibu ada ga sih? Kalau ga, yo lah ndak ba a do, Ibu ambo kan guru juo. Guru TK.:-D

Labels: , ,

Wednesday, December 15, 2010

Cerita Porno

Peringatan:
Mohon tidak dibaca bagi anda yang berumur kurang dari 17 tahun atau belum menikah.

Beneran.
Bagi sebagian kalangan tulisan kali ini tabu untuk disampaikan karena mengandung unsur pornografi. Tetapi dari pada Saya yang melakukan tindakan pornografi kan masih lebih mending Saya tulis cerita ini saja ya.
..
..
..
..
..
Jadi begini ceritanya berdasarkan cerita Emaknya ditelpon barusan.

Jadi sekarang itu lagi musim ujian. Dari anak SD sampai anak SMA. Termasuk si Irfan, ponakan Saya nomor 15 (dari total 18 yang Saya punya) yang baru saja kelas 1 SD.

Irfan berhasil menjawab semua soal ujian dengan baik kecuali 1 yaitu "Sebutkan 5 nama burung yang ada di sekitar rumah kamu!"

Yaaaah, ini mah soal cetek buat si Irfan. Sebagai keponakan kontan dari Beni Suryadi, jangankan 5, diminta sebutkan 10 pun si Irfan pasti bisa.

Dan ya, pada kenyataannya, si Irfan jawab tujuh.

1. Burung Nuri
2. Burung Elang
3. Burung Merpati
4. Burung Kakatua
5. Burung Titit
6. Burung Beo
7. Burung Bangau

Tetapi bukannya diberi nilai 100, Emaknya si Irfan besok terpaksa harus ke sekolah memenuhi panggilan Ibu guru. Entah siapa yang harus disalahkan atas ini semua. T_T

Labels: , , ,

Tuesday, December 14, 2010

Kutukan si Banci

Oke, Saya nyerah. Saya tobat.

Tegas Saya sampaikan kalau Saya tobat dan minta maaf. Saya mengaku salah. Saya sudah tidak kuat menjalani ini. Selalu saja terkapar ketiduran tiap kali selesai makan malam walaupun jam waktu baru menunjukkan pukul setengah delapan malam.

Tadinya Saya berpikir ini cuma kelelahan biasa setelah seharian bekerja memikirkan bangsa dan negara tercinta di kantor. Tetapi ternyata beberapa hari setelah itu dimana Saya hanya nyanyi-nyanyi makan terus baca koran di kantor pun, malamnya habis makan, Saya nempel di kasur aja bentar langsung terkapar. Bukan apa-apa, cuma jadinya sudah seminggu ini pula Saya ga bisa nonton Cinta Fitri.

Dan malam inipun kejadian yang sama menimpa. Habis makan malam dengan sup tempe buatan sendiri, balik ke kamar, Saya langsung ngorok tak bersuara. Padahal jelas-jelas itu baru pukul setengah delapan malam. Dan sekarang, tengah malam gini Saya terpaksa terbangun.

Cukup lama Saya berpikir apa yang salah dengan tubuh ini. Hingga Saya tersadarkan bahwa Minggu lalu Saya ga ngasih tips sama si banci tukang pangkas rambut Saya di salon. Buset dah, selalu saja seperti ini. Tiap kali Saya ogah dan pura-pura lupa ngasih si bencong itu tips, ada saja kejadian buruk dalam hidup Saya.

Ya sudah, besok pulang kantor Saya ke salonnya ngantarin rantang.

Sekarang coba tidur lagi.

Oh ya, Diary Wimpy Kid yang seri 5 : The Ugly Truth udah keluar dan Saya sudah beli. Horeee... Zoo Wee Mama!!!!!!!

Labels: , ,