Monday, May 17, 2010

Me, Overweight?

Sudah tiga hari ini Saya sariawan. Dan karena harus ngirit-ngirit nabung buat kepentingan yang lebih penting nantinya, malas keluar duit buat beli Vitacimin, maka sore ini, Saya memutuskan menemui seorang dokter di sebuah klinik di dekat rumah. Kebetulan hari ini dokter langganan Saya yang giliran praktek. Kalau hitungannya berobat ke dokter, kan duitnya diganti sama kantor, medical allowance. Total biaya, Rp. 106,000. Seratus ribu biaya dokter, enam ribu buat Vitacimin enam biji.

Cerdas sekali, bukan? :-D

Dan harusnya cerita ini berakhir dengan happily ever after, sampai pada saat sebelum meninggalkan ruangan, si dokter tiba-tiba memanggil Saya, "Beni... coba ngadap sini.Tuh kan, kamu tuh kegendutan deh sekarang." (Ya, ya, jangan tanya, dokternya memang sedikit ayu untuk ukuran laki-laki jaman sekarang).

Oh tidak, sungguh kejam sekali. Seketika Saya merasa seperti bintang model kelas dunia yang saingan kurus sama tiang bendera. Bagaimana bisa Saya yang menderita dan merana dalam tubuh kurus yang setiap pagi bangun tidur dan malam sebelum tidur ngelus-ngelus perut sendiri berkhayal punya perut gendut dibilang gendut.

Belum sempat Saya protes, Dokter tersebut sudah lanjut berkata, "Kamu harus rajin olah raga. Minimal jogging tiga puluh menit setiap hari. Kalau ga kamu bisa overweight lho."

Oh tidak, suruh Saya nyanyi-nyayi di Inul Vista, atau apa lah, asal jangan suruh Saya olah raga.
Dan Saya dibilang overweight? Dokter yang kejam.

Labels: , ,