Thursday, April 1, 2010

Bukan Batak, Bukan Jawa

Saya bingung, kenapa di kantor ini pagi tidak bisa dimulai dengan ketenangan. Selalu ada saja keributan yang terjadi, seperti pagi ini.

Bernard, pemuda asli Batak, yang sedang asik dengan komputernya tiba-tiba bergumam, "Gila ya ni si Gayus. Korupsi pajak 25 milyar. Malu-maluin orang Jawa aja."

Pak Slamet, yang sedang serius membaca koran tersentak mendengar. Sebagai sang Jawa tulen, produk asli Gunung Kidul, sepertinya beliau tidak terima Gayus jadi orang Jawa. "Eh, Jawa apaan. Gayus tuh Batak, bukan Jawa," sahut pak Slamet dengan suara lantang.

"Jawa ah," sanggah Bernard.
"Batak!!!", tegas pak Slamet.
"JAWA."
"BATAK. LAH WONG NAMANYA TAMBUNAN GITU. PASTI BATAK"
"JAWA."
"BATAK."
"JAWA."
"BATAK."
"JAWA."
"BATAK."
"JAWA."
"BATAK."

Huff, kasihan banget ya si Gayus Tambunan, ga ada yang ngakuin sukunya, kalau dah gini uang 25 milyar seakan sia-sia. :-D

Labels: , , ,

2 Comments:

Blogger astie nfh said...

mang sebenarnya si Gayus itu Jawa atau Batak? atau bukan keduanya? *serius nih*

4/01/2010 10:48:00 AM  
Blogger Beni Suryadi said...

yah, ni orang nanya ke gw, kenal aja kagak, yang pasti bukan orang Minang, :-P

4/01/2010 10:50:00 AM  

Post a Comment

Halo, terima-kasih sudah berbagi pendapat di sini.

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home