Thursday, January 7, 2010

Hari ke-6 ditahun 2010

Pada malam pergantian tahun kemaren, Saya berharap dan berdoa tahun 2010 ini akan menjadi lebih baik buat Saya. Tetapi sepertinya doa Saya belum terkabul juga sampai kemaren.

"Pak, yang untuk proyek sekolah ini, kapasitas Ground Water Tank nya sudah diganti?" tanya Saya dengan sopan kepada salah seorang asisten Saya yang sudah cukup tua.

"Sudah, Mas", jawab beliau sambil tetap asik dengan komputer, tanpa menoleh sedikitpun. "Yang proyek sekolahan, Pak. Sudah diganti? Kemarenkan kapasitasnya yang dihitung Ibuk Ratih 75 kubik, tapi dalam hitungan ulang Saya harusnya 104 kubik. Sudah diganti?" ulang Saya bertanya.

Sambil tetap asik menatap monitor, beliau menjawab "Sudah, gambarnya juga sudah di-revisi".

"Oh gambar sudah di-revisi? Bagus." puji Saya, tidak menyangka ternyata beliau sudah mengerjakannya melebihi harapan Saya. "Ruangannya jadi tambah besar, atau kedalamannya yang ditambah, Pak" lanjut Saya bertanya.

Sesaat beliau memalingkan muka ke Saya sambil berkata dengan muka berseri, "Tidak perlu nambah besar ruangan, tidak perlu nambah kedalaman. TInggal diotak-atik saja layout nya. That's what we call sense of engineering". "Dalam desain, kita tidak saja dituntut untuk menyelesaikan permasalahan, tetapi juga harus mampu menyelesaikan masalah tersebut dengan biaya yang seekonomis mungkin", imbuh beliau.

"Oh, gitu. Keren", hati Saya berbinar. Dalam hati Saya merasakan bahwa 2010 adalah tahun yang benar-benar cerah. Jika beliau begini terus, tentu pekerjaan membawahi dua departemen tidak akan menjadi kendala buat Saya.

"Ini gambar layout-nya, Pak," sela beliau sambil menyerahkan satu lembar A3. Belum sempat Saya menerima gambar tersebut, beliau sudah menariknya kembali dan berkata,"Wah,salah. Saya pikir kita lagi membicarakan proyek kantor yang di Sudirman. Wah, kalau yang proyek sekolahan itu ya harus diperluarlah, Mas Ben. Tadi kan kapasitasnya 75, jadi 104. Nambah 30persen lebih itu". "Gimana, Mas Ben punya ide apa ni?" lanjut beliau.

Belum sempat Saya berpikir apalagi menarik nafas, beliau kembali bersuara, "Eh, Mas Ben. Tahu mantan mentri Frans Seda itu kan? Tu orang kaya banget ya? Kemaren Saya baca berita katanya dimakamin di Amerika, di San Diego. Tapi emang sih, dulu kan dia mentri keuangan".

Dan 2010, baru berjalan enam hari. Sigh.

Labels: ,

4 Comments:

Blogger Batari Saraswati said...

Hehe. Sabaaar sabaaar. Orang sabar disayang Tuhan :)

1/07/2010 10:16:00 AM  
Anonymous rime said...

Hai Beni.. long time no see.

Selamat tahun baru :)
Ayo semangat kerjanya!

1/07/2010 05:51:00 PM  
Blogger Unknown said...

mhehehe... bener tu kata batari.. orang sabar disayang tuhan...

1/13/2010 05:42:00 PM  
Blogger Beni Suryadi said...

@batari : Dan ya, Saya orang yang paling disayang Tuhan. :-)

@rime : You still alive? Ho, Thanks God. :D

@kana : Aminnn. :-)

1/14/2010 08:08:00 AM  

Post a Comment

Halo, terima-kasih sudah berbagi pendapat di sini.

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home