Wednesday, August 26, 2009

eureka

Eureka!!!
Setelah semalaman jungkrak-jangkrik nunggang-nungging dari habis taraweh sampe jam 4an pagi, hampir kelupaan sahur, Alhamdulillah-Puji Syukur kepada Mu Ya Allah, Saya menemukan pembenaran dari kesalahan yang kemaren Saya ceritain. Cek krocek ke beragam Kode dan Standar, mulai dari yang tingkat internasional sampai tingkat kelurahan, akhirnya sampai pada satu pembenaran, yes have to say it pembenaran, my design is Ok, only the client paid more. But, yes, Alhamdullilah banget. Diambil hikmahnya saja bahwa Saya memang bodoh, eh bukan dink, hehehe. Kalau nyontek nasehatnya Papa, "ilmu itu mahal."
 
Hari ini dah hari kelima puasa, Saya dah mulai terbiasa. Hari Senin dan Selasa kemaren, masih aja sering keluapaan di kantor teriak-teriak manggil OB, "Ndaaaaa....... Air minum Saya manaaaaaa.....", hehehhee. Namun si perut Saya masih juga belum bisa diajak kompromi. Bukan urusan lapar nya, tapi urusan mencretnya. Jujur saja, Saya masih tidak bisa berteman dengan ritme tidur pulas-pintu digedor diteriakin sahur-bangun tapi mata masih merem seperempat sadar-makan-tidur. Sejak tahun 2001, Saya pindah ke Bandung dan tinggal sendirian jauh dari keluarga, Saya sudah tidak pernah lagi makan Sahur. Makan disini artinya makan nasi. Saya ganti kebiasaan makan nasi kala sahur dengan makan snack atau roti plus susu. Beda kisah kalau lagi di rumah, di kampuang nun disana. Biasanya di kampung, imsya' nya jam 5. Jam 4 ibu teriak-teriak bangunin anak-anaknya. Jam 4 lima belas datang bawa seember air, kalau ga bangun disiram. Trus bangun, sampai setengah lima bantu Ibu masak atau ngehidangin makan. Setengah jam itu dengan segala aktifitas di rumah, membuat Saya sudah benar-benar bangun. Makan sahurnya pun bersama keluarga ya sambil ngobrol dan bercerita. Jadi dah melek beneran, dan perut emang bisa dikasih makan.
 
Sedangkan sekarang? Ya itu tadi, tidur pulas-pintu digedor diteriakin sahur-bangun tapi mata masih merem seperempat sadar-makan-tidur.
Kalau ga makan Sahur, takut makin kurus aja Saya dikira kurang gizi ntar pas mudik lebaran. Kalau makan, mencret-mencret. Nasib-nasib. Mungkin harus Saya niatkan, Ramadhan tahun depan tidak makan sendirian lagi di kostan (baca: Sudah bareng istri yang teriak teriak bangunin, hehehe. Jadi alurnya mungkin jadi kayak gini >> "tidur pulas-dibangunin istri pakai ciuman-trus bercinta 15 menit-istirahat 5 menit-trus liat jam dah hampir imsya'-trus buru-buru sahur", hahahahhahahaaa). Hushhh, puasa. ;-D
 
Jadi, selamat puasa hari kelima semua. Semoga hari ini penuh berkah. Amin :-)

0 Comments:

Post a Comment

Halo, terima-kasih sudah berbagi pendapat di sini.

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home