ETis: 6 Bulan
Secara teori, terbiasa dengan pekerjaan meneliti data dan melakukan analisis hampir setiap hari, harusnya jadi bekal yang cukup buat saya mengerjakan tesis. Tetapi dua minggu terakhir ini rasanya tidak ada perkembangan yang membuat saya bisa tersenyum. Bahkan dua hari terakhir ini, pikiran buntu total.
Ini bukan kondisi dimana saya bingung mau menulis tentang apa - fase ini sudah dilewati beberapa bulan lalu - tetapi justru saat ini begitu banyak hal yang menjadi pemikiran yang ingin saya wujudkan dalam tesis ini. Masalahnya, ini kan tesis, bukan kumpulan cerita. ;-D
Kebuntuan mengerjakan tesis, ternyata berdampak kepada pekerjaan di kantor. Hari ini, walau sibuk dengan berbagai urusan kantor ketik ini ketik itu tulis ini tulis itu, tapi dari pagi malah sebenarnya perihal tesis yang lebih banyak nguing-nguing di otak.
Jadi, biar ada saluran sedikit, saya tulis cerita tentang ini saja di blog. Dan mulai sekarang, saya malah berpikir akan menulis lika-liku bagaimana tesis ini akan berhasil pertengahan tahun depan, 6 bulan lagi dari sekarang. Dan tiap tulisan tentang tesis, saya beri judul ETis alias Edisi Tesis. Tadinya mau namainya EDITANSIL, lebih terdengar lucu, tetapi takut nanti jadi artinya Edisi Tesis Tanpa Hasil, hahahahaha.
Hup hup.
Bismillah. :-)

1 Comments:
semangat, kakaaaak..
tesis pasti berlalu. :P
Post a Comment
Halo, terima-kasih sudah berbagi pendapat di sini.
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home