Monday, November 5, 2012

Indonesia

Kisah sang teman di pagi ini.

Lama kaki berdiri, lama tangan bergelantungan, lama pundak meminggul beban... akhirnya di tengah perjalanan sang teman pusing dan badannya miring seakan hendak rebah, lalu pingsan. Sontak para penumpang, yang berdesakan di dalam kereta dari Bogor ke Jakarta tersebut berteriak. Dan dengan sigap, seorang Ibu-Ibu berdiri, merangkul sang teman dan membuat dia duduk di kursi yang si Ibu tempati tadi.

"Kipas-kipas, teh panas, air panas, yang punya air panas kasih sini....", teriak si Ibu. "Minyak angin, minyak angin, ada yang punya minyak angin", suara si Ibu makin keras.

Tiga orang, lima orang, sepuluh orang, entah berapa orang. Namun yang jelas, dari sudut matanya yang tertutup layu, sang teman sempat melihat betapa orang-orang di kereta berebutan untuk menyodorkan air minum hangat mereka, roti selai mereka, tisu, dan ada yang langsung asik mengipas-ngipas.

"Turun di mana, nak? Ini udah mau masuk stasiun Tebet. Turun di mana? Ayo Ibu antar saja kamu. Biar Ibu saja yang antar. Ini kamu tidak bisa dibiarkan melanjutkan perjalanan sendiri." 

Sesaat kereta berhenti, orang-orang serempak memberi ruang buat sang teman bergerak, dibopong si Ibu dan seorang pemuda. Keduanya lalu mendudukkan sang teman di bangku stasiun.

Sepuluh menit berlalu, setelah berulang kali meyakinkan si Ibu bahwa dia baik-baik saja, sang teman meminta si Ibu untuk melanjutkan perjalanannya.

Tak lama si Ibu pergi, sang teman berkata kepada si pemuda, "Boleh temenin saya beli makanan buat orang-orang di sana. Saya harus membayar semua ini. Walau tak yakin ini bisa mengganti, tapi saya ingin mengembalikan harga diri ini."

Dalam kebingungan, akhirnya si pemuda menemani sang teman membeli tiga puluh bungkus nasi di warteg stasiun, dan membagi-bagikannya kepada orang-orang yang berkekurangan di sekitar sana.

"Terima-kasih atas bantuannya. Sebenarnya tadi saya hanya berpura-pura mau pingsan di kereta agar bisa duduk, tapi ternyata kebaikan mereka telah menyadarkan saya," ujar sang teman sambil pamit berlalu.

2 Comments:

Blogger Batari Saraswati said...

Manusia ini lucu-lucu ya.

11/07/2012 10:42:00 AM  
Blogger P 12 T said...

bahkan ada loh, wanita yg pura2 hamil dengan tujuan bisa dapet tempat duduk di kereta

11/27/2012 02:29:00 PM  

Post a Comment

Halo, terima-kasih sudah berbagi pendapat di sini.

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home