Entrepreneur
Saya kurang paham juga, ini memang hal baru atau sebenarnya kita saja yang meng-keren-kannya.
Dua percakapan dari dua waktu dan pelaku yang berbeda yang saya dengar.
1.
"Mak, aku bukannya ga mau nurut, tapi aku tu pengennya jadi entrepreneur... entrepreneur bisnis makanan sukses, kayak Maicih, atau Kebab Rafi. Jadi entrepreneur sukses, bukan buka warung makan seperti Emak sama Bapak."
2.
"Si Abang itu bisnisnya keren, Pak. Micro Finance gitu. Memberikan jasa pinjaman seperti perbankan bagi masyarakat bawah yang tidak bankable."
"Maksud mu opo, nduk? Tengkulak?"
Si anak sepertinya lupa, jauh sebelum dia bisa mengeja kata entrepreneur, Emak ma Bapaknya dah buka warung makan. Restoran Padang atau Warung Tegal, nenek moyang kita cuma ga tau istilahnya aja.
Dan bisnis pinjaman duit?
Lucu juga ya jaman sekarang. ;-D

0 Comments:
Post a Comment
Halo, terima-kasih sudah berbagi pendapat di sini.
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home